"Namamu Kata Pertamaku" kerjasama Asosiasi Musisi
"Anoa Musisi Kreatif Sultra" tayang di Bioskop Cinema 21 Kendari
nonton bareng masyarakat Kota Kendari..
Film garapan Rere Art2tonic bekerjasama Anoa Musisi Kreatif
Sultra (yg sebelumnya Asosiasi Musisi Kendari Sultra) "Nonton Bareng"
di Bioskop Cinema 21 Kendari.
Rere Art2tonic
Sinopsis Film Namamu Kata Pertamaku yang Tayang 29 November 2018
Namamu Kata Pertamaku adalah film yang diproduseri oleh
Hendra Sirajuddin yang berlatar di Sulawesi Selatan. Film yang dibintangi oleh
Adipati Dolken ini tayang pada Kamis, 29 November 2018. Film garapan Rere
Art2tonic ini akan memberikan pengalaman baru tentang cerita film-film drama di
Indonesia. Seperti yang diungkapkan oleh Rere bahwa setelah menonton film ini
di bioskop nanti, banyak penonton akan malas berdiri. “Setelah nonton film ini
di bioskop nanti, saat filmnya habis, kita akan melihat banyak orang yang malas
berdiri dari kursinya karena emosinya belum habis terbuang. Film ini seperti
berhenti tiba-tiba saat emosi penonton sedang tinggi,” ujar Rere di instagram
pribadinya. Film Namamu Kata Pertamaku akan mengisahkan lelaki bisu yang
diperankan oleh Adipati Dolken yang melakukan perjalanan menuju Toraja untuk
melihat ritual Manene, sebuah ritual penyembuhan orang sakit. Berharap ia akan
sembuh di Toraja, ternyata di tengah perjalanan si Bisu malah ketinggalan bis
saat singgah di rumah makan. Semua barangnya terbawa oleh bis tersebut. Maka si
Bisu hidup gelandangan di pasar desa. Suatu saat, Yunus (Bogel Apriansyah),
pengurus masjid menolong si Bisu dan memberinya tempat menginap di masjid. Si
Bisu akhirnya menjadi akrab dengan majelis taklim di masjid tersebut, yang
salah satu anggotanya adalah Nila (Rania Putrisari). Diceritakan Si Bisu dan
Nila pun menjadi dekat, Si Bisu bercerita tentang tekadnya untuk sampai ke
Toraja. Melihat hal itu Nila memberi perhatian yang lebih pada Si Bisu, yang
justru membuat si Bisu jatuh cinta. Namun, pada akhirnya keadaan menjelaskan
bahwa iba bukanlah cinta, Si Bisu pun sakit hati. Ujungnya perasaan sakit hati
inilah yang mengantarkan si BISU benar-benar dapat berbicara. Film ini ditulis
oleh M Rizal Saputra. Selain Adipati dan Rania, para cast film diisi oleh
Syahriar Tato, Akbar Ajudan Pribadi, Awaluddin Tahir, Daeng Uki, Syukri,
Zulkifli Gani Ottoh, Irma Kusuma, dan Ferly.


















